Nama :
Dian Anggraini
NIK :
16120032
Dosen :
Farih
Ismawan, SE,MM.
Program : S1
Manajemen
Pendahuluan
Pemasaran Hotel
Para manajer hotel
sadar bahwa bidang usaha meraka bukan hanya menyewakan kamar saja, tetapi lebih
dari itu. Bidang usaha mereka jasa yang dapat memberikan kepuasan atas
kebutuhan dan keinginan tamu,serta memenuhi pengharapan mereka. Produk hotel
merupakan gabungan antara barang dan jasa yang di persepsikan oleh para tamu
hotel sebagai kesuluruhan pengalamannya sejak tamu masuk hotel dan meninggalkan
hotel. Karena itu produk hotel mencangkup aspek kongkrit( tangible) dan aspek
abtrak (intangible).
Aspek kongkrit meliputi kamar hotel,
kolam renang, makanan minuman, pantai dan lainnya yang dapat di gunakan di
lihat di sentuh oleh para tamu. Aspek abstrak
meliputi jasa pelayanan dan kegiatan yang di sediakan oleh hotel, misalnya
penjemutan di airport, membersihkan kamar, pramuwisata, penyediaan air panas
dan lainnya. Sikap para
karyawan dan pimpinan hotel pada para tamu melayani mereka, suasana santai dan
perasaan senang dapat memberikan kepuasan psikologis kepada tamu, aspek abstrak sulit untuk untuk di
jelaskan dan di evaluasi, namun aspek ini merupakan bagian yang utuh dari
produk hotel secara totalitas terutama dalam memberikan kepuasan kepada para
tamu selama tinggal di hotel.
Hal-hal seperti persahabatan yang kita
tunjukan kepada para tamu, informasi mengenai hal-hal yang enak diliat.dan di lakukan di hotel atau di
sekitarnya. akan memberikan dukungan kepuasan para tamu.setelah kita mengetahui
aspek-aspek yang ada kita lanjuka dengan indentifikasi hal-hal yang unik dari
produk hotel. Bandingkan hotel anda dengan hotel yang setingkat yang ada di
daerah anda keunikan dapat berbentuk pelayanan, arsitektur bangunan, mengadap
gunung, pantai, danau, makanan yang di sajikan atau kegiatan-kegiatan yang
dapat di lakukan di hotel dan sekitarnya.
Pikirkan lah hal-hal yang menjadikan
hotel anda menjadi istimewa. Product positioning adalah usaha yang dilakukan
oleh hotel untuk mengisi apa yang di pikirkan tamu atau calon pelanggan dengan
seluruh aspek yang ada di hotel. Salah satu
faktor penting dalam suatu pemasaran adalah analisis situasi.analisis situasi
adalah posisis dari hotel anda, yang dalam hal ini merupakan pencerminan dari
citra suatu hotel.
Analisis situasi
Analisis situasi kegiatan untuk menyusun rencana pemasaran.
Analisis situasi akan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan sisi
operasional hotel dan sebagai arahan kebijakan pemasaran yang akan di ambil.
Pertanyaan yang
berkaitan melakukan analisis situasi
1. Siapa yang membeli produk anda?
2. Apa yang produk anda jual?
3. Apa yang menjadi keunikan dari produk dan pelayangan yang ada di
hotel?
4. Bagaimana posisi pasar anda?
5. Siapa pesaing perusahaan anda?
6. Kekuatan dan kelemahan perusahaan anda ?
7. Apa yang menjadi masalah dan kesempatan utama dari perusahaan?
8. Metode promosi apa yang di gunaakan pleh perusahaan ?
9. Seberapa baik promosi tersebut telah dilaksanaakan?
10. Apa peranaan
organisasai pemasaran pemerintah bail lokan maupun regional,internasional dalam
kaitan strategi pemasaran perusahaan anda?
Pertanyaan di atas membentuk
suatu basis bagi perencanaan pemasaran anda.
Analisis Lokasi
Penentuan lokasi untuk pembangunan bisnis dibidang
jasa atau perhotelan sangatlah penting. Karena lokasi yang strategis akan
memicu pertumbuhan perhotelan itu sendiri, apalagi kalau pembangunan hotel
tersebut dekat dengan tempat rekreasi maupun tempat pariwisata lainnya, akan
lebih meningkatkan daya jual untuk penyewaan kamar hotelnya. Kita contokan saja
seperti daerah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan terutama daerah Bali.
Yogyakarta dan Bali memiliki banyak
tempat wisata yang mengundang banyak wisatawan domestik maupun mancanegara,
yang juga memicu pertumbuhan hotel di Yogyakarta, Bali maupun disekitarnya.
Berbeda sekali dengan lokasi yang ada didaerah kecil untuk pemasaran dibidang
jasa atau perhotelan ini akan berjalan lambat.
Ada
Beberapa Faktor Yang Harus Diperhatikan Saat Menentukan Lokasi Dibangunnya
Perhotelan :
- Mudah
untuk dijangkau
- Dekat
dengan tempat rekreasi dan pariwisatanya
- Dekat
dari tempat belanja untuk oleh-oleh, dst.
Informasi Pasar
Informasi pasar sangat
penting karena mengetahui informasi pasar maka dengan mudah dapat memenuhi apa
yang menjadi kebutuhan dan keinginan pasar/tamu hotel.bila mereka
para tamu merasa puas maka mereka akan menjadi pelagan hotel.
Suatu informasi pasar
yang baik dapat membantu kita dalam hal-hal sebagai berikut:
·
Mengetahu kebutuhan
dan keingan para tamu.
·
Mengindefikasi
informasi yang berguna dan tidak relevan
·
Informasi tambahan
yang di perlukan dalamk rangka memantapkan program pemasaran.
Informasi-informasi
mengenai tamu yang di butuhkan suatu hotel
1. Asal tamu secara geografis
2. Lama tinggal
3. Jenis tamu contohnya rombongan, perorangan , keluarga, bisnis
dan lainnya
4. Rata-rata jumlah uang yang di keluarkan.
5. Tamu baru atau pelanggan
6. Bagaimana tamu memperoleh informasi hotel
7. Alasan memilih hotel anda
8. Aktivitas yang di lakukan di hotel dan dim luar hotel.
Informasi pasar di
kelompokan menjadi
·
Jenis tamu
·
Motivasi pengunjung
Informasi pasar dapat di bentuk dengan
sederetan informasi : WHO , WHEN, WHERE,WHAT,HOW,WHY,EXPENDITURE( pengeluaran
selama tinggal).
Mekasnisme Kerja
Perhotelan
Hotel adalah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian
atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan,
minum, jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial, serta memenuhi
persyaratan tertentu. Sedangkan dengan akomodasi dimaksudkan sebagai sarana
untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan yang dapat dilengkapi dengan makan
dan minum serta jasa lainnya.
Ø
Jasa Dibidang Perhotelan
Adapun Jasa Yang Dapat Ditawarkan Oleh Bidang
Perhotelan Adalah Sebagai Berikut :
a)
Khusus dalam bidang
perhotelan
o
Fasilitas penyediaan /
penyewaan kamar
o
Fasillitas penyediaan
ruang koferensi
b)
Menyangkut urusan
keuangan
o
Menyediakan penukaran
valuta asing
o
Safety box untuk
keamanan harta benda bawaan konsumen
c)
Menyangkut urusan
makanan
o
Menyediakan cafeteria,
dan restoran
d)
Menyangkut bidang
rekreasi
o
Hiburan band
o
Menjual karcis
ditempat rekreasi
o
Buku petunjuk obyek
wisata
o
Kios souvenir
o
Tempat bermain untuk
anak-anak
Penggolongan Hotel
Penggolongan
hotel ditetapkan oleh Departemen Pariwisata berdasarkan fasilitas yang tersedia
serta kondisi fasiltas tersebut. Fasilitas yang dimiliki hotel adalah adanya
kolam renang, lapangan parkir, restoran, bar, TV, Radio, Laundry, taksi, hot
and cold water, money changer, ruang konferensi, ruang sidang, dsb. Berdasarkan
kondisi fasilitas tersebut maka hotel diberi golongan bintang 1,2,3,4, dan
5 (SK Dirjen Pariwisata No. KM 37/PW.304/MPPT-86).
Seperti hotel-hotel yang ada di
Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali, yang banyak diminati oleh
masyarakat untuk berlibur, baik masyarakat Indonesia maupun luar negeri.
Mengenai Jenis Hotel
Adalah Sebagai Berikut :
a)
Residential Hotel
yaitu hotel yang menerima tamu untuk tinggal dalam jangka waktu yang agak lama,
tapi tidak untuck menetap. Hotel ini pada dasarnya adalah rumah-rumah berbentuk
apartemen dengan kamar yang disewakan secara bulanan atau tahunan.
b)
Transit Hotel adalah
hotel yang biasa disebut “commercial hotel” yaitu hotel yang menyediakan kamar
dan makan pagi yang diperuntukkan bagi pengunjung yang sedang mengadakan
perjalaanan untuk keperluan bisnis dalam waktu relatif pendek. Hotel semacam
ini biasanya terdapat di pusat kota atau dalam kompleks perdagangan yang ramai,
maupun didekat pelabuhan.
c)
Resort Hotel biasanya
disebut juga Seasonal Hotel, yang menyediakan akomodasi pada musim tertentu.
Hotel ini terletak pada daerah-daerah peristirahatan.
Strategi Pemasaran
Hotel Dan Pengembangan Pasar
Strategi pemasaran yang ditawarkan oleh hotel dapat dibagi
menjadi dua cara, yaitu:
o Outside Selling adalah strategi yang bersifat impersional,
artinya dapat dilaksanakan melalui advertensi, yang memiliki tujuan untuk
mencari langganan agar menginap di hotel.
o Inside Selling merupakan strategi pemasaran hotel yang bersifat
personal karena strategi ini dipengaruhi oleh mutu dari jasa yang ditawarkan
dan dirasakan oleh tamu.
Inside Selling
merupakan strategi pemasaran memiliki tujuan untuk mendorong tamu dalam
memanfaatkan semua fasillitas yang disediakan oleh hotel. Disamping itu
bertujuan agar konsumen betah untuk tinggal lebih lama di hotel sehingga
kemudian menginformasikan kepada orang lain tentang fasiltas yang menarik di
hotel tersebut.
Didalam pengembangan pasar, sebuah
hotel atau jaringan hotel internasional maupun lokal, umumnya memanfaatkan
website untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang ada di hotelnya, berikut
harga kamarnya. Beberapa website bahkan memungkinkan pengunjung untuk melakukan
reservasi penginapan. Hal ini sudah menjadi cara umum promosi online sebuah
hotel. Didalam pengembangan pasar, sebuah hotel atau jaringan hotel
internasional maupun lokal, umumnya memanfaatkan website untuk mengenalkan
berbagai fasilitas yang ada di hotelnya, berikut harga kamarnya. Beberapa
website bahkan memungkinkan pengunjung untuk melakukan reservasi penginapan.
Hal ini sudah menjadi cara umum promosi online sebuah hotel.
Selain kamar, lokasi sebuah hotel juga
dapat dijual oleh pihak hotel, maksudnya, hotel yang berada di daerah
pariwisata tentu menjual obyek wisata daerah tersebut untuk menarik minat
wisatawan menginap di hotelnya. Hotel yang berada di lokasi bisnis menawarkan
tempat konvesi, seminar, hingga kedekatan jarak antara hotel dengan pusat-pusat
bisnis.
Kegiatan wisata maupun kegiatan bisnis
bersifat dinamis. Setiap saat selalu muncul aktivitas baru. Berbagai agenda
maupun liputan tentang wisata atau bisnis bisa menjadi topik menarik untuk
diulas. Pihak pemasaran hotel bisa melakukan komunikasi lebih personal tentang
topik tersebut melalui website maupun blog dilengkapi foto atau video dengan
ulasan dengan bahasa yang menarik.
Selain
informasi wisata dan bisnis, website maupun blog bisa pula membahas topik-topik
yang relevan dengan aktifitas seorang wisatawan. Misalnya, bahasan tentang
gadget yang membantu bisnis, penawaran diskon dari toko-toko cenderamata,
program-program menarik dari hotel, dll.
Komponen-Komponen
Sistem Pemasaran Jasa
- Personal Jasa
Kontak dengan personel jasa bisa saja
berlangsung secara tatap muka komunikasi jarak jauh (via telepon, fax,
telegram, telex, atau e-mail) atau dengan surat perjanjian secara cepat
(express).
Personal Jasa Mencakup :
o Perwakilan penjualan
o Staf pelayanan jasa
o Staf akuntansi / penagihan
o Staf operasi yang secara normal
tidak memberikan jasa secara langsung kepada konsumen (seperti para insinyur,
para penjaga malam atau gudang).
o Perantara yang ditunjuk yang
dianggap konsumen sebagai pihak yang mewakili perubahan jasa.
- Fasilitas Dan Peralatan Jasa
o Bangunan luar, tempat parkir, halaman atau
taman
o Bangunan dalam mebel
o Kendaraan
o Brosur Peralatan swalayan yang akan
diopersasikan oleh konsumen
- Komunikasi Non Personal
o Surat-surat
o Brosur/katalog/manual-manual
instruksi
o Periklanan
o Papan rambu-rambu
o Cerita-cerita baru/editorial dalam media massa
- Orang Lain
o Konsumen lain yang ikut hadir selama penyajian
jasa berlangsung
o Konsumen dari mulut ke mulut yang berasal dari
teman, sahabat, atau bahkan orang asing.
Handling Complain
Pada
saat bekerja hospitality kita dihadapkan pada komplain customer. Bagaimana kita
menangani komplain tersebut merupakan masalah yang penting.
- Hal tersebut penting dalam penyelesain
komplain/masalah tersebut. Apabila kita tidak dapat menangani komplain
tersebut konsumen kita akan merasa tidak puas. Ketidakpuasan konsumen dapat
mempengaruhi reputasi suatu hotel. Sehingga pada saat kita menangani komplain.
tahap pertama kita harus mendengarkan komplain dari konsumen dengan
seksama.
- Respon
Pada tahap ini kita menjelaskan kepada konsumen
bagaimana langkah/proses penyelesain komplain tersebut, kita harus bisa
meyakinkan konsumen untuk setuju dengan proses yang berlaku.
Mencoba menyelesaikan komplain tersebut sesuai
dengan kemampuan kita.
Jika kita tidak dapat menyelesaikan komplain
tersebut, kita dapat melaporkan kepada ataasan kita.
Saran Dan Kesimpulan
Saran
saya sebelum mendirikan sebuah hotel harus dilihat dari lokasi yang strategis
dan memadai, karena lokasi yang strategis dan dekat dengan tempat pariwisata menentukan kemajuan
pemasaran hotel tersebut. Apalagi dengan adanya promo-promo menarik yang
dilakukan setiap hotel di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali
untuk menarik calon pelanggan yang akan menginap di hotel. Contohnya didaerah
Bali yang mempunyai banyak tempat wisata yang bagus. Maka tak jarang banyak
hotel di Bali yang berlomba-lomba membuat promo yang sangat menarik.
Kesimpulan
yang saya dapat dari menganalisa kliping ini pemasaran perhotelan ini harus
diperhatikan sekali pelayanan hotelnya. Terutama hotel yang sudah berbintang 5,
fasilitas penyediaan kamar, fasiltas tempat parkir, pelayanan dari staf hotel,
menu makanan yang baik, harus diperhatikan sekali. Jadi standar pelayanan hotel
harus sesuai SOP dan paham dengan mekanisme kerja dibidang perhotelan.