Senin, 06 November 2017

Makalah Pemasaran Hotel

Menganalisa Pemasaran Hotel
Nama            : Dian Anggraini
NIK               : 16120032
Dosen            : Farih Ismawan, SE,MM.
Program      : S1 Manajemen


 Pendahuluan

Pemasaran Hotel

 

          Para manajer hotel sadar bahwa bidang usaha meraka bukan hanya menyewakan kamar saja, tetapi lebih dari itu. Bidang usaha mereka jasa yang dapat memberikan kepuasan atas kebutuhan dan keinginan tamu,serta memenuhi pengharapan mereka. Produk hotel merupakan gabungan antara barang dan jasa yang di persepsikan oleh para tamu hotel sebagai kesuluruhan pengalamannya sejak tamu masuk hotel dan meninggalkan hotel. Karena itu produk hotel mencangkup aspek kongkrit( tangible) dan aspek abtrak (intangible).
          Aspek kongkrit meliputi kamar hotel, kolam renang, makanan minuman, pantai dan lainnya yang dapat di gunakan di lihat di sentuh oleh para tamu. Aspek abstrak meliputi jasa pelayanan dan kegiatan yang di sediakan oleh hotel, misalnya penjemutan di airport, membersihkan kamar, pramuwisata, penyediaan air panas dan lainnya. Sikap para karyawan dan pimpinan hotel pada para tamu melayani mereka, suasana santai dan perasaan senang dapat memberikan kepuasan psikologis kepada tamu, aspek  abstrak sulit untuk untuk di jelaskan dan di evaluasi, namun aspek ini merupakan bagian yang utuh dari produk hotel secara totalitas terutama dalam memberikan kepuasan kepada para tamu selama tinggal di hotel.
          Hal-hal seperti persahabatan yang kita tunjukan kepada para tamu, informasi mengenai hal-hal yang enak diliat.dan di lakukan di hotel atau di sekitarnya. akan memberikan dukungan kepuasan para tamu.setelah kita mengetahui aspek-aspek yang ada kita lanjuka dengan indentifikasi hal-hal yang unik dari produk hotel. Bandingkan hotel anda dengan hotel yang setingkat yang ada di daerah anda keunikan dapat berbentuk pelayanan, arsitektur bangunan, mengadap gunung, pantai, danau, makanan yang di sajikan atau kegiatan-kegiatan yang dapat di lakukan di hotel dan sekitarnya.
          Pikirkan lah hal-hal yang menjadikan hotel anda menjadi istimewa. Product positioning adalah usaha yang dilakukan oleh hotel untuk mengisi apa yang di pikirkan tamu atau calon pelanggan dengan seluruh aspek yang ada di hotel. Salah satu faktor penting dalam suatu pemasaran adalah analisis situasi.analisis situasi adalah posisis dari hotel anda, yang dalam hal ini merupakan pencerminan dari citra suatu hotel.

Analisis situasi
          Analisis situasi kegiatan untuk menyusun rencana pemasaran. Analisis situasi akan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan sisi operasional hotel dan sebagai arahan kebijakan pemasaran yang akan di ambil.
Pertanyaan yang berkaitan  melakukan analisis situasi
1.   Siapa yang membeli produk anda?
2.   Apa yang produk anda jual?
3.   Apa yang menjadi keunikan dari produk dan pelayangan yang ada di hotel?
4.   Bagaimana posisi pasar anda?
5.   Siapa pesaing perusahaan anda?
6.   Kekuatan dan kelemahan perusahaan anda ?
7.   Apa yang menjadi masalah dan kesempatan utama dari perusahaan?
8.   Metode promosi apa yang di gunaakan pleh perusahaan ?
9.   Seberapa baik promosi tersebut telah dilaksanaakan?
10. Apa peranaan organisasai pemasaran pemerintah bail lokan maupun regional,internasional dalam kaitan strategi pemasaran perusahaan anda?
Pertanyaan di atas membentuk suatu basis bagi perencanaan pemasaran anda.
Analisis Lokasi
          Penentuan lokasi untuk pembangunan bisnis dibidang jasa atau perhotelan sangatlah penting. Karena lokasi yang strategis akan memicu pertumbuhan perhotelan itu sendiri, apalagi kalau pembangunan hotel tersebut dekat dengan tempat rekreasi maupun tempat pariwisata lainnya, akan lebih meningkatkan daya jual untuk penyewaan kamar hotelnya. Kita contokan saja seperti daerah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan terutama daerah Bali.
          Yogyakarta dan Bali memiliki banyak tempat wisata yang mengundang banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, yang juga memicu pertumbuhan hotel di Yogyakarta, Bali maupun disekitarnya. Berbeda sekali dengan lokasi yang ada didaerah kecil untuk pemasaran dibidang jasa atau perhotelan ini akan berjalan lambat.
Ada Beberapa Faktor Yang Harus Diperhatikan Saat Menentukan Lokasi Dibangunnya Perhotelan :
  • Mudah untuk dijangkau
  • Dekat dengan tempat rekreasi dan pariwisatanya
  • Dekat dari tempat belanja untuk oleh-oleh, dst.

Informasi Pasar
          Informasi pasar sangat penting karena mengetahui informasi pasar maka dengan mudah dapat memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pasar/tamu hotel.bila mereka para tamu merasa puas maka mereka akan menjadi pelagan hotel.
Suatu informasi pasar yang baik dapat membantu kita dalam hal-hal sebagai berikut:
·         Mengetahu kebutuhan dan keingan para tamu.
·         Mengindefikasi informasi yang berguna dan tidak relevan
·         Informasi tambahan yang di perlukan dalamk rangka memantapkan program pemasaran.
Informasi-informasi mengenai tamu yang di butuhkan suatu hotel
1.   Asal tamu secara geografis
2.   Lama tinggal
3.   Jenis tamu contohnya rombongan, perorangan , keluarga, bisnis dan lainnya
4.   Rata-rata jumlah uang yang di keluarkan.
5.   Tamu baru atau pelanggan
6.   Bagaimana tamu memperoleh informasi hotel
7.   Alasan memilih hotel anda
8.   Aktivitas yang di lakukan di hotel dan dim luar hotel.
Informasi pasar di kelompokan menjadi
·         Jenis tamu
·         Motivasi pengunjung
          Informasi pasar dapat di bentuk dengan sederetan informasi : WHO , WHEN, WHERE,WHAT,HOW,WHY,EXPENDITURE( pengeluaran selama tinggal).

Mekasnisme Kerja Perhotelan
          Hotel adalah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan, minum, jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial, serta memenuhi persyaratan tertentu. Sedangkan dengan akomodasi dimaksudkan sebagai sarana untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan yang dapat dilengkapi dengan makan dan minum serta jasa lainnya.
Ø  Jasa Dibidang Perhotelan
Adapun Jasa Yang Dapat Ditawarkan Oleh Bidang Perhotelan Adalah Sebagai Berikut :
a)    Khusus dalam bidang perhotelan
o   Fasilitas penyediaan / penyewaan kamar
o   Fasillitas penyediaan ruang koferensi
b)    Menyangkut urusan keuangan
o   Menyediakan penukaran valuta asing
o   Safety box untuk keamanan harta benda bawaan konsumen
c)    Menyangkut urusan makanan
o   Menyediakan cafeteria, dan restoran
d)    Menyangkut bidang rekreasi
o   Hiburan band
o   Menjual karcis ditempat rekreasi
o   Buku petunjuk obyek wisata
o   Kios souvenir
o   Tempat bermain untuk anak-anak

Penggolongan Hotel
            Penggolongan hotel ditetapkan oleh Departemen Pariwisata berdasarkan fasilitas yang tersedia serta kondisi fasiltas tersebut. Fasilitas yang dimiliki hotel adalah adanya kolam renang, lapangan parkir, restoran, bar, TV, Radio, Laundry, taksi, hot and cold water, money changer, ruang konferensi, ruang sidang, dsb. Berdasarkan kondisi fasilitas tersebut maka hotel diberi golongan bintang 1,2,3,4, dan 5   (SK Dirjen Pariwisata No. KM 37/PW.304/MPPT-86).
          Seperti hotel-hotel yang ada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali, yang banyak diminati oleh masyarakat untuk berlibur, baik masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Mengenai Jenis Hotel Adalah Sebagai Berikut :
a)    Residential Hotel yaitu hotel yang menerima tamu untuk tinggal dalam jangka waktu yang agak lama, tapi tidak untuck menetap. Hotel ini pada dasarnya adalah rumah-rumah berbentuk apartemen dengan kamar yang disewakan secara bulanan atau tahunan.
b)    Transit Hotel adalah hotel yang biasa disebut “commercial hotel” yaitu hotel yang menyediakan kamar dan makan pagi yang diperuntukkan bagi pengunjung yang sedang mengadakan perjalaanan untuk keperluan bisnis dalam waktu relatif pendek. Hotel semacam ini biasanya terdapat di pusat kota atau dalam kompleks perdagangan yang ramai, maupun didekat pelabuhan.
c)    Resort Hotel biasanya disebut juga Seasonal Hotel, yang menyediakan akomodasi pada musim tertentu. Hotel ini terletak pada daerah-daerah peristirahatan.

Strategi Pemasaran Hotel Dan Pengembangan Pasar
Strategi pemasaran yang ditawarkan oleh hotel dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu:
o   Outside Selling adalah strategi yang bersifat impersional, artinya dapat dilaksanakan melalui advertensi, yang memiliki tujuan untuk mencari langganan agar menginap di hotel.
o   Inside Selling merupakan strategi pemasaran hotel yang bersifat personal karena strategi ini dipengaruhi oleh mutu dari jasa yang ditawarkan dan dirasakan oleh tamu.
          Inside Selling merupakan strategi pemasaran memiliki tujuan untuk mendorong tamu dalam memanfaatkan semua fasillitas yang disediakan oleh hotel. Disamping itu bertujuan agar konsumen betah untuk tinggal lebih lama di hotel sehingga kemudian menginformasikan kepada orang lain tentang fasiltas yang menarik di hotel tersebut.
          Didalam pengembangan pasar, sebuah hotel atau jaringan hotel internasional maupun lokal, umumnya memanfaatkan website untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang ada di hotelnya, berikut harga kamarnya. Beberapa website bahkan memungkinkan pengunjung untuk melakukan reservasi penginapan. Hal ini sudah menjadi cara umum promosi online sebuah hotel. Didalam pengembangan pasar, sebuah hotel atau jaringan hotel internasional maupun lokal, umumnya memanfaatkan website untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang ada di hotelnya, berikut harga kamarnya. Beberapa website bahkan memungkinkan pengunjung untuk melakukan reservasi penginapan. Hal ini sudah menjadi cara umum promosi online sebuah hotel.
          Selain kamar, lokasi sebuah hotel juga dapat dijual oleh pihak hotel, maksudnya, hotel yang berada di daerah pariwisata tentu menjual obyek wisata daerah tersebut untuk menarik minat wisatawan menginap di hotelnya. Hotel yang berada di lokasi bisnis menawarkan tempat konvesi, seminar, hingga kedekatan jarak antara hotel dengan pusat-pusat bisnis.  
          Kegiatan wisata maupun kegiatan bisnis bersifat dinamis. Setiap saat selalu muncul aktivitas baru. Berbagai agenda maupun liputan tentang wisata atau bisnis bisa menjadi topik menarik untuk diulas. Pihak pemasaran hotel bisa melakukan komunikasi lebih personal tentang topik tersebut melalui website maupun blog dilengkapi foto atau video dengan ulasan dengan bahasa yang menarik. 


          Selain informasi wisata dan bisnis, website maupun blog bisa pula membahas topik-topik yang relevan dengan aktifitas seorang wisatawan. Misalnya, bahasan tentang gadget yang membantu bisnis, penawaran diskon dari toko-toko cenderamata, program-program menarik dari hotel, dll.

Komponen-Komponen Sistem Pemasaran Jasa
  1. Personal Jasa
Kontak dengan personel jasa bisa saja berlangsung secara tatap muka komunikasi jarak jauh (via telepon, fax, telegram, telex, atau e-mail) atau dengan surat perjanjian secara cepat (express).
Personal Jasa Mencakup :
o   Perwakilan penjualan
o   Staf pelayanan jasa
o   Staf akuntansi / penagihan
o   Staf operasi yang secara normal tidak memberikan jasa secara langsung kepada konsumen (seperti para insinyur, para penjaga malam atau gudang).
o   Perantara yang ditunjuk yang dianggap konsumen sebagai pihak yang mewakili perubahan jasa.
  1. Fasilitas Dan Peralatan Jasa
o   Bangunan luar, tempat parkir, halaman atau taman
o   Bangunan dalam mebel
o   Kendaraan
o   Brosur Peralatan swalayan yang akan diopersasikan oleh konsumen
  1. Komunikasi Non Personal
o   Surat-surat
o   Brosur/katalog/manual-manual instruksi
o   Periklanan
o   Papan rambu-rambu
o   Cerita-cerita baru/editorial dalam media massa
  1. Orang Lain
o   Konsumen lain yang ikut hadir selama penyajian jasa berlangsung
o   Konsumen dari mulut ke mulut yang berasal dari teman, sahabat, atau bahkan orang asing.


Handling Complain
          Pada saat bekerja hospitality kita dihadapkan pada komplain customer. Bagaimana kita menangani komplain tersebut merupakan masalah yang penting.
  • Hal tersebut penting dalam penyelesain komplain/masalah tersebut. Apabila kita tidak dapat menangani komplain tersebut konsumen kita akan merasa tidak puas. Ketidakpuasan konsumen dapat mempengaruhi reputasi suatu hotel. Sehingga pada saat kita menangani komplain. tahap pertama kita harus mendengarkan komplain dari konsumen dengan seksama.
  • Respon
Pada tahap ini kita menjelaskan kepada konsumen bagaimana langkah/proses penyelesain komplain tersebut, kita harus bisa meyakinkan konsumen untuk setuju dengan proses yang berlaku.
  • Mengambil Tindakan
Mencoba menyelesaikan komplain tersebut sesuai dengan kemampuan kita.
  • Laporan
Jika kita tidak dapat menyelesaikan komplain tersebut, kita dapat melaporkan kepada ataasan kita.
  • Follow Up




Saran Dan Kesimpulan

          Saran saya sebelum mendirikan sebuah hotel harus dilihat dari lokasi yang strategis dan memadai, karena lokasi yang strategis dan dekat dengan  tempat pariwisata menentukan kemajuan pemasaran hotel tersebut. Apalagi dengan adanya promo-promo menarik yang dilakukan setiap hotel di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali untuk menarik calon pelanggan yang akan menginap di hotel. Contohnya didaerah Bali yang mempunyai banyak tempat wisata yang bagus. Maka tak jarang banyak hotel di Bali yang berlomba-lomba membuat promo yang sangat menarik.

          Kesimpulan yang saya dapat dari menganalisa kliping ini pemasaran perhotelan ini harus diperhatikan sekali pelayanan hotelnya. Terutama hotel yang sudah berbintang 5, fasilitas penyediaan kamar, fasiltas tempat parkir, pelayanan dari staf hotel, menu makanan yang baik, harus diperhatikan sekali. Jadi standar pelayanan hotel harus sesuai SOP dan paham dengan mekanisme kerja dibidang perhotelan.

1 komentar: